oleh

GPM Digelar di ICP Konawe, Bupati Yusran Akbar Dorong Harga Pangan Tetap Terjangkau

-Konawe-237 views

SULTRAONE.com, KONAWE — Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat langkah menjaga ketersediaan pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat.

Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di kawasan ICP Konawe, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan itu secara resmi dibuka oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau. Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung pengendalian inflasi di daerah.

Pelaksanaan GPM di Konawe turut melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, jajaran Forkopimda Kabupaten Konawe, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan BPS dan Bulog, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe H. Yusran Akbar mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya berkepentingan menjaga harga pangan tetap terjangkau, tetapi juga memastikan pasokan tersedia dan distribusinya berjalan dengan baik.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujar Yusran Akbar dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai, keberlanjutan program tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pelaku usaha, distributor, Bulog, serta seluruh pihak yang berkaitan dengan rantai pasok pangan.

Data Badan Pangan Nasional juga mencatat Kabupaten Konawe sebagai salah satu daerah di Sulawesi Tenggara yang melaksanakan Gerakan Pangan Murah.

Bupati Ingatkan Masyarakat Tidak Panik

Di tengah upaya menjaga stabilitas pangan, Bupati Konawe juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan pangan secara berlebihan.

Menurutnya, pembelian secara berlebihan justru dapat memengaruhi distribusi dan ketersediaan barang di tengah masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta membeli kebutuhan sesuai keperluan sehingga ketersediaan pangan dapat didistribusikan secara merata.

Pemerintah Kabupaten Konawe juga akan terus memantau perkembangan pasokan dan harga sejumlah komoditas pangan di pasaran.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan distribusi maupun praktik penimbunan yang dapat memengaruhi stabilitas pasar dan merugikan masyarakat.

Ketahanan Pangan Tidak Hanya Soal Harga

Selain berbicara mengenai harga pangan, Bupati Yusran Akbar menegaskan bahwa ketahanan pangan daerah harus dibangun dari sisi produksi.

Karena itu, peningkatan produksi pertanian menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan Konawe dalam jangka panjang.

Bupati mengapresiasi pelaksanaan penanaman padi di Kecamatan Lambuya melalui program cetak sawah rakyat.

Menurutnya, Konawe memiliki potensi lahan pertanian dan sumber daya air yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung produksi pangan.

Potensi tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk menjaga produktivitas pertanian, termasuk menghadapi kondisi cuaca kering.

“Ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai harga, tetapi juga bagaimana produksi pertanian kita terus ditingkatkan,” katanya.

Jaga Lingkungan di Tengah Cuaca Kering

Masih dalam kesempatan yang sama, Bupati Konawe mengingatkan masyarakat agar turut menjaga lingkungan, terutama kawasan daerah aliran sungai.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca kering yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurut pemerintah daerah, menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mempertahankan keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Kondisi lingkungan yang terjaga juga dibutuhkan untuk mempertahankan ketersediaan sumber air yang menjadi salah satu faktor penting dalam produksi pertanian.

Pertumbuhan Ekonomi Konawe Capai 14,94 Persen

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Konawe turut menyampaikan perkembangan ekonomi daerah.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe mencapai 14,94 persen dan menempatkan Konawe pada posisi keempat secara nasional berdasarkan data yang disampaikannya dalam kegiatan tersebut.

Meski demikian, Yusran Akbar menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan.

Dengan demikian, pembangunan ekonomi di Kabupaten Konawe diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat dan dirasakan oleh masyarakat secara luas,” tegasnya.

Ia menambahkan, capaian pembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, OPD, Forkopimda, masyarakat, dunia usaha hingga seluruh pemangku kepentingan.

GPM Diharapkan Beri Manfaat Langsung

Dengan dibukanya Gerakan Pangan Murah di ICP Konawe, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh manfaat langsung melalui akses pangan yang lebih terjangkau.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan, harga pangan, daya beli masyarakat dan peningkatan produksi pertanian.

Pemerintah Kabupaten Konawe menilai ketahanan pangan membutuhkan kebijakan yang berjalan secara beriringan, mulai dari produksi di tingkat petani, distribusi, pengawasan harga hingga akses masyarakat terhadap bahan pangan.

Gerakan Pangan Murah pun diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan yang bersifat sementara, tetapi dapat terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan sinergi tersebut, stabilitas pangan di Kabupaten Konawe diharapkan tetap terjaga sekaligus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar kemudian secara resmi menyatakan Gerakan Pangan Murah di ICP Konawe dibuka.

Kegiatan itu menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menjaga ketersediaan pangan, mengendalikan harga kebutuhan pokok, memperkuat produksi pertanian, serta memastikan pembangunan ekonomi memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *