oleh

Polres Konawe Bergerak Cepat Pantau Banjir, Warga Diminta Tetap Waspada

-Konawe-159 views

SULTRAONE.com.KONAWE – Personel Polres Konawe bersama jajaran Polsek terus melakukan monitoring dan pengecekan langsung di sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Konawe, Jumat (8/5/2026).

Langkah cepat tersebut dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga di tengah tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Konawe dalam beberapa hari terakhir.

Sejak pagi hari, aparat kepolisian diterjunkan ke sejumlah titik banjir untuk melakukan pemantauan debit air, pendataan rumah warga terdampak, pengamanan lokasi, hingga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Banjir dipicu oleh meluapnya sungai, buruknya drainase, serta tersumbatnya saluran pembuangan air di beberapa wilayah.

Kapolres Konawe melalui Kasat Intelkam Polres Konawe IPTU Hamzar, S.H menyampaikan bahwa personel Polres Konawe bersama Polsek jajaran terus melakukan pengecekan secara menyeluruh di wilayah hukum Polres Konawe guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan terkendali.

“Personel Polres Konawe bersama Polsek jajaran terus melakukan monitoring dan pengecekan di lokasi terdampak banjir untuk memastikan situasi tetap aman, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Wilayah terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Wonggeduku Barat, Tongauna, Tongauna Utara, Uepai, Anggaberi, Meluhu, Onembute, hingga Wawotobi. Genangan air merendam puluhan rumah warga, area persawahan, halaman rumah, hingga ruas jalan poros Desa.

Di wilayah hukum Polsek Wonggeduku, banjir terjadi di Desa Ambuuwiu dan Desa Dawi-Dawi akibat tersumbatnya saluran pembuangan air. Sedikitnya 29 rumah warga terdampak dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter.

Pemerintah Desa bersama warga setempat bergerak cepat melakukan pembersihan gorong-gorong agar aliran air kembali lancar dan genangan segera surut.

Sementara itu, di wilayah Polsek Tongauna, banjir merendam puluhan rumah warga di Kelurahan Mekar Sari, Kelurahan Sendang Mulyasari, Desa Anggohu, hingga Desa Nambeaboru.

Salah satu titik yang mengalami dampak cukup parah berada di Desa Nambeaboru setelah tanggul di wilayah tersebut jebol akibat tingginya debit air. Peristiwa itu menyebabkan sekitar 20 rumah warga tergenang banjir.

Di wilayah Polsek Lambuya tepatnya di Desa Ameroro, Kecamatan Uepai, sekitar 15 rumah warga juga terendam banjir akibat buruknya sistem saluran pembuangan air. Meski demikian, kondisi air di wilayah tersebut dilaporkan mulai berangsur surut.

Banjir juga melanda wilayah hukum Polsek Unaaha. Genangan air terjadi di Kelurahan Parauna, Andabia, Lawulo, dan Unaasi Kecamatan Anggaberi. Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi ruas jalan poros di Kelurahan Andabia sepanjang kurang lebih 100 meter akibat meluapnya Sungai Anggaberi.

Selain itu, wilayah Meluhu, Onembute, dan Wawotobi turut mengalami dampak serupa. Puluhan rumah warga dan halaman permukiman terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 40 sentimeter akibat luapan drainase dan tingginya curah hujan.

Meski banjir melanda sejumlah wilayah, situasi secara umum masih dalam kondisi aman dan terkendali. Hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerugian material berat akibat peristiwa tersebut. Sebagian besar genangan air di beberapa titik juga mulai berangsur surut.

Namun demikian, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Aparat kepolisian bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Konawe terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe, BPBD, serta instansi terkait lainnya untuk menyiapkan langkah penanganan darurat apabila curah hujan kembali meningkat.

Kepolisian juga merekomendasikan normalisasi drainase, pembersihan saluran air, serta kesiapsiagaan tim medis dan SAR guna meminimalisir dampak lanjutan dari bencana banjir.

Polres Konawe juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai maupun daerah rawan banjir agar tetap siaga, menjaga keselamatan keluarga, serta segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan warga sekitar.

Laporan : Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *