oleh

Billboard Ucapan Gubernur Tanpa Foto Wagub di Muprov VIII Kadin Sultra Picu Polemik, Panitia Angkat Bicara

-Kendari-93 views

SULTRAONE.com.KENDARI – Pemasangan billboard ucapan “Selamat dan Sukses Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara 2026” yang mencantumkan nama dan foto Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menjadi sorotan publik.

Pasalnya, pada papan reklame berukuran besar tersebut tidak disertakan foto Wakil Gubernur Sultra, Hugua, sehingga memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Billboard yang terpasang di sejumlah titik strategis di Kendari itu sontak ramai diperbincangkan, baik di ruang publik maupun di media sosial.

Sebagian pihak menilai absennya foto wakil gubernur sebagai sinyal tertentu, sementara lainnya menduga hal tersebut berkaitan dengan urusan protokoler atau komunikasi antar lembaga.

Menanggapi polemik yang berkembang, Panitia Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara akhirnya angkat bicara untuk meluruskan persepsi publik. Ketua Panitia Muprov VIII Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni agenda internal organisasi dan sama sekali bukan kegiatan pemerintah daerah.

“Ini adalah acara Kadin, bukan acara pemerintah. Jadi siapa pun dapat memberikan ucapan, baik gubernur maupun pihak lainnya. Tidak ada kewajiban untuk mencantumkan pihak tertentu,” ujar Sastra kepada awak media, Minggu (15/02/2026) malam.

Ia menjelaskan, pemasangan baliho atau billboard ucapan selamat merupakan hal yang lazim dalam setiap kegiatan organisasi, termasuk pada pelaksanaan Musyawarah Provinsi Kadin. Menurutnya, ucapan tersebut bersifat personal dan simbolik sebagai bentuk dukungan moral serta apresiasi terhadap berlangsungnya agenda organisasi.

“Ucapan selamat ini tidak memiliki implikasi politis maupun administratif. Kami berharap masyarakat tidak menariknya ke ranah lain yang justru bisa menimbulkan kesalahpahaman,” tegasnya.

Sastra juga memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Muprov VIII Kadin Sultra diselenggarakan secara independen dan profesional, sesuai dengan mekanisme serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Ia menekankan, panitia tidak memiliki keterkaitan dengan agenda maupun kepentingan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam pelaksanaan musyawarah tersebut.

“Kami fokus pada agenda organisasi, memilih kepengurusan, serta merumuskan program kerja Kadin Sultra ke depan. Tidak ada campur tangan atau kepentingan pihak luar,” tambahnya.

Senada dengan pernyataan panitia, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, turut memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa billboard ucapan tersebut bukan merupakan pesanan ataupun inisiatif dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Sepertinya ini inisiatif Kadin. Kami di Kominfo Sultra tidak me-request apa pun terkait pemasangan papan reklame atau kegiatan ini,” kata Andi Syahrir,
sebagaimana dikutip dari matalokal.com.

Dengan adanya klarifikasi dari panitia dan pihak Kominfo, diharapkan polemik yang berkembang di tengah masyarakat dapat segera mereda.

Panitia Muprov VIII Kadin Sultra pun mengajak seluruh pihak untuk melihat substansi kegiatan sebagai forum organisasi yang bertujuan memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Tenggara.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *