oleh

Penarikan Mahasiswa KKN UHO 2020 Di Kelurahan Anggoeya Pemerintah dan Masyarakat Sangat Mengapresiasi Peserta KKN

-Kendari-1,225 views

SultraOne.Com, Kendari – Setelah melaksanakan 30 hari Kuliah Kerja Nyata (KKN), sebanyak 83 mahasiswa yang tergabung dari berbagai Fakultas dan Jurusan di Universitas Halu Oleo pada Rabu (16/12) secara resmi ditarik.

Acara penarikan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Anggoeya, yang dihadiri oleh Dosen Pembimbing, Kepala Kelurahan Anggoeya, dan beserta para mahasiswa KKN UHO 2020. Rabu, 16 Desember 2020.

Dalam sambutan nya, Kepala Kelurahan Anggoeya, Udin SE, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apa yang adik-adik mahasiswa lakukan pada kelurahan Anggoeya dalam hal ini telah berkontribusi dalam membantu pemerintah setempat dan masyarakat pada umumnya dan kami sangat mengapresiasi dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selama proses KKN berlangsung.

“Meskipun kita ketahui bersama bahwa kita sedang diperhadapkan dengan salah satu wabah yang sangat mematikan yakni Covid-19. Namun, semua itu tidak mempengaruhi semua apa yang jadi Proker adik-adik demi mensukseskan kegiatan yang diselenggarakan,” ujar Udin

Olehnya itu kata dia, apa yang telah dilaksanakan adik-adik dilapangan, baik ditingkat RT, RW maupun Kelurahan. Kami selaku pemerintah setempat sangat mengapresiasi atas kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan demi mambantu masyarakat kelurahan Anggoeya.

“Saya berpesan agar jangan jadikan perpisahan ini menjadi ajang perpisahan kita untuk selama-lamanya, namun jadikanlah perpisahan ini sebagai awal dari pertemuan kita dan saya berpesan kepada Universitas Halu Oleo agar semester berikutnya jika ada KKN dikota Kendari sebisa mungkin dapat menempatkan mahasiswa KKN dikelurahan Anggoeya,” tutur lurah Anggoeya.

“Jadi Proker yang dijalankan selama ini dapat terlaksana dengan baik. Sebab, mahasiswa KKN dikelurahan Anggoeya ini sangat bagus, kerja sama antar kelompok baik, hubungan antar masyarakat juga baik serta antusias terhadap pemerintah setempat sangat baik, adapun kendala yang dialami saat KKN dimaklumi karena sekarang kita sedang diperhadapkan dengan Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Kordinator Desa (Kordes), Taslim mengatakan, sangat berterima kasih kepada pemerintah setempat dalam hal ini pemerintah Anggoeya yang telah menerima kami dengan baik, mengajarkan banyak hal dan mendukung program-program yang kami jalankan dan juga teman-teman yang selama ini telah berpartisipasi dalam program-program yang dijalankan selama proses KKN 2020

Untuk program kerja yang dijalankan selama proses KKN terbagi dari dua program kerja yakni program kerja kelompok dari kelurahan, dan program kerja dari mahasiswa.

“Proker yang kami jalankan yaitu pendataan warga dimana dikelurahan Anggoeya dibagi dari 13 RT sedangkan jumlah kelompok yakni 19 kelompok. Jadi dibagi dalam satu RT satu kelompok,” kata Kordes

Kemudian kata dia, inovasi pertanian, pembagian masker, dan sosialisasi Covid-19. Untuk program dikelurahan membuat batas wilayah, dan pengecetan dikantor kelurahan.

“Harapan saya kepada teman-teman mahasiswa agar tetap menjalin komunikasi, guna menjaga keakrapan sesama teman-teman yang lain. Jangan jadikan ajang perpisahan ini menjadi perpisahan kita untuk selamanya,” pungkas Kordes.

Untuk diketahui, setelah acara kemudian penyerahan nilai secara simbolis oleh Lurah Anggoeya kepada mahasiswa KKN.

Laporan : Alam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *