by

Sekda Konawe Resmikan Bank Sampah Induk di kelurahan Asinua

SultraOne.com.Konawe – Berbagai terobosan dilakukan pemkab Konawe untuk mengatasi persoalan sampah di wilayah setempat. Salah satunya, memaksimalkan gerai bank sampah sebagai strategi inovasi penanganan limbah. Rabu (20/1), pemkab meresmikan Bank Sampah Induk Kota Unaaha, berlokasi di kelurahan Asinua tepatnya di areal pasar Asinua, Rabu (20/1).

Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Ferdinand Sapan, mengatakan, pengoperasian gerai bank sampah bertujuan untuk mengatasi persoalan sampah di Konawe. Disamping itu, gerai bank sampah itu bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk membudayakan menabung di outlet bank sampah yang tersedia.

“Karena pada akhirnya sampah itu bisa bernilai ekonomis. Budaya itu yang ingin kita dorong. Selain di Asinua, saat ini gerai bank sampah sudah kita bentuk di kompleks perkantoran pemkab Konawe, kecamatan Wonggeduku, Pondidaha dan wilayah lainnya. Kita harap gerai bank sampah bisa ada disetiap kecamatan,” ujar Ferdinand Sapan, diwawancarai awak media usai peresmian Bank Sampah Induk kota Unaaha di kelurahan Asinua.

Ia menuturkan, limbah yang bisa dikonversi menjadi tabungan di gerai bank sampah yakni limbah yang bisa didaur ulang seperti plastik, besi, kertas, kardus dan botol bekas. Masing-masing sudah mempunyai harga satuan tersendiri.

“Warga penyetor sampah juga akan diberikan buku rekening. Sebab, kita juga berencana bekerjasama dengan pihak perbankan. Keberadaan bank sampah harus dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap mantan Kepala Kesbangpol Konawe itu.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe, Ilham Jaya, menjelaskan, gerai bank sampah Induk di Asinua maupun gerai serupa lainnya di wilayah Konawe, hanya melayani penukaran sampah yang bisa didaur ulang. Limbah warga tersebut, bisa disetorkan di gerai bank sampah untuk ditukar menjadi uang ataupun disimpan di buku tabungan nasabah bank sampah.

“Kita sangat mendukung berdirinya unit-unit bank sampah di Konawe. Kita upayakan bisa tersedia di setiap kecamatan se-Konawe,” tuturnya.

Mantan Sekretaris Dinas (Sekdis) DLH Konawe itu menambahkan, bank sampah Induk di kelurahan Asinua, dilengkapi alat pengolahan sampah untuk dijadikan kompos. Ditempat itu juga tersedia mesin pencacah plastik, termasuk mesin pres sampah.

“Jam operasionalnya kami masih atur. Mungkin menyesuaikan dengan hari pasar, yakni Senin, Rabu dan Jumat. Harapan kami, masyarakat sekitar termasuk para pedagang di pasar Asinua bisa memanfaatkan bank sampah Induk ini dengan baik,” pintanya.(Red/SO)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI