oleh

Kery : Kita Harus Hati-hati Dalam Merelokasi Anggaran Penanganan Covid 19

-Konawe, Lipsus-1,855 views

SultraOne.com.Unaaha РBupati Konawe Kery Saiful Konggoasa meminta  beberapa komponen pemerintahan seperti Kepolisian, Kejaksaan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan BPKP Sultra ikut terlibat dalam membantu pemerintah kabupaten (pemkab) Konawe dalam mendukung upaya relokasi anggaran yang dilakukan pemkab Konawe dalam menangani penyebaran virus Corona. Saat ini, katanya, pemkab Konawe masih butuh pendampingan lagi dari pihak keempat lembaga pemerintah tersebut.

” Kita harus hati-hati dalam merelokasi anggaran untuk penanganan Covid 19 ini. Saya tidak mau antar elemen pemerintah saling beda penafsiran,” Kata Kery Saiful Konggoasa, Rabu (8/4) di Rujab Sekda Konawe.

Empat instansi itu, kata Kery, semestinya turun mendampingi setiap pemerintah kabupaten/kota termasuk di Konawe yang ingin mengalihkan anggaran daerah untuk menangani penyebaran Covid 19. Sehingga, pengalokasian anggaran belanja pemerintah bisa seragam. Kery menyebut, pemkab Konawe saat ini kesulitan mengambil tindakan preventif penanganan penyebaran wabah itu di lingkungan masyarakat.

“Salah satunya, disebabkan terkendala dengan pembiayaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Konawe. Terlebih, dalam APBD Konawe, pemkab tidak menganggarkan dana penanganan Covid 19,” ungkapnya.

Kery menyebut, meski niatan baik itu ada, kehati-hatian pemkab Konawe disebabkan tidak mudah menggeser anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBD. Sebab, jika menyalahi administrasi, hal itu tetap dianggap salah dalam hal pengalihan penggunaan anggaran. Ia pun mengaku, sebenarnya ada beberapa pos anggaran dalam APBD yang bisa ditarik untuk membiayai kegiatan di masa pendemi virus corona sesuai dengan kebutuhan prioritas saat ini. Diantaranya, biaya perjalanan dinas keluar daerah yang sudah ditiadakan oleh pemkab Konawe di masa pandemi Covid 19.

“Akan tetapi, karena belum adanya standar pembiayaan pos anggaran apa saja yang bisa dikonversi untuk penanganan Covid 19, saya belum berani mengeluarkan kebijakan tersebut,” terang Kery Saiful Konggoasa.

Laporan : Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *