oleh

Polisi Kembali Amankan Empat Pelaku Kasus Keributan di Desa Lawele

-Hukum-1,399 views

SULTRAONE.com.PASARWAJO – Polisi bergerak cepat mengungkap kasus pengrusakan dan pembakaran barang Inventaris Polri di desa Lawele, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton pada Minggu (21/10) dinihari.

Setidaknya, Aparat Polres Buton dan Polda Sultra kembali menangamankan 4 orang pelaku. Mereka ini kata dia, warga Desa Lasalimu dan saat ini sudah berada ke Polres Buton untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Ia sudah dibawah di Polres, tambahannya ada 4 orang. Mereka ini masih warga Desa Lawele,” kata Kapolres Buton, AKBP Andi Herman Sik, melalui Kasat Reskrim Polres Buton, Iptu Najamuddin, dikonfirmasi melalui via Watshap pada Selasa (23/10).

Sebelumnya juga, Polisi telah menetapkan 7 orang pelaku atas insiden pengrusakan dan pembakaran barang inventaris milik Kepolisian saat terjadi keributan di Desa Lawele, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.

Demikian untuk diketahui insiden yang terjadi di Desa Lawele merupakan spontanitas dari warga setempat. Pasalnya ada sekelompok warga menginginkan rangkaian acara adat itu dilanjutkan dengan acara hiburan malam.

Namun pihak kepolisian tidak mengabulkan permintaan tersebut. Hal ini berdasarkan koordinasi antara tokoh adat dan masyarakat bersama pihak kepolisian. Dari kesepakatan itu, disepakati tidak ada acara hiburan malam untuk menghindari ganguan Kamtibmas.

“Hanya saja ada sebagian yang memaksa untuk tetap dilanjutkan. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 wita,” kata Kapolres Buton, AKBP Andi Herman Sik ditemui di Polsek Lasalimu

Tidak mau menerima keputusan bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan pihak kepolisian itu, muncul  lemparan batu ke arah anggota Kepolisian yang sedang melakukan pengamanan.

“Tembakan gas air mata pun dikeluarkan untuk menghentikan aksi ini. Tapi beberapa oknum warga sontak melakukan lemparan bertubi-tubi, menghujani aparat. Karena terdesak kita mundur untuk menghindari lemparan,” ucapnya.

Memanfaatkan peluang, sejumlah oknum warga yang tidak bertanggungjawab makin beringas hingga mendorong dan membakar sejumlah kendaraan dinas milik kepolisian yang telah ditinggalkan.

Alhasil, sala satu anggota Polres Buton mengalami luka bocor pada bagian kepala. Polisi tersebut harus dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Penulis : FDH/SultraOne

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *