oleh

Jelang Peresmian TPST,DLH Konawe Kerahkan ASN, P3K dan Armada Roda Tiga Bersihkan Jalur Menuju TPA

-Konawe-147 views

SULTRAONE.com.KONAWE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengintensifkan kegiatan gotong royong dan pembersihan lingkungan menjelang peresmian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kelurahan Mataiwoi yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026.

Kegiatan pembersihan tersebut melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), serta PW di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kawasan menuju lokasi TPST dalam kondisi bersih, tertata, dan siap menyambut agenda peresmian yang rencananya dilakukan langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar.

Pembersihan lingkungan difokuskan pada jalur mulai dari Bak Kontainer Sampah Puosu menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hingga kawasan gedung TPST Kelurahan Mataiwoi.

Seluruh personel dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan area tersebut sebagai bagian dari persiapan pemerintah daerah dalam menyambut peresmian fasilitas pengolahan sampah terpadu yang berada di Kelurahan Mataiwoi.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe, Syahrul, S.KM., M.M., menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat diharapkan melaksanakan pembersihan secara menyeluruh, sehingga tidak ada bagian lingkungan di sepanjang jalur tersebut yang terabaikan.

Menurut Syahrul, kegiatan gotong royong ini tidak hanya berfokus pada pengumpulan dan pengangkutan sampah, tetapi juga mencakup pembenahan berbagai aspek lingkungan agar kawasan menuju TPST terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman.

“Seluruh personel agar melaksanakan pembersihan secara menyeluruh, termasuk pengangkutan sampah, pembersihan bahu jalan, pemangkasan rumput dan ranting, serta penataan lingkungan di sepanjang jalur menuju lokasi TPST,” tegas Syahrul.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kesiapan DLH Konawe bersama seluruh unsur yang terlibat untuk menyambut peresmian TPST Kelurahan Mataiwoi pada 5 Oktober mendatang.

Pembersihan dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan kondisi lingkungan di sepanjang jalur yang menjadi akses menuju lokasi kegiatan. Mulai dari titik penampungan sampah di Puosu, jalur menuju TPA, hingga area sekitar gedung TPST Mataiwoi menjadi sasaran penataan.

### Kerahkan Armada Roda Tiga, Sampah Diangkut hingga TPA

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, DLH Konawe turut mengerahkan armada pengangkut sampah, termasuk seluruh armada kendaraan roda tiga yang terlibat dalam operasional pengangkutan.

Armada tersebut membantu mengangkut sampah yang dikumpulkan selama kegiatan gotong royong agar dapat dibawa ke TPA.

Keterlibatan armada pengangkut ini menjadi bagian penting dalam memastikan sampah hasil pembersihan tidak sekadar dikumpulkan di pinggir jalan, tetapi juga diangkut dan ditangani sesuai dengan alur pengelolaan persampahan.

Dengan dukungan personel dan armada operasional, kegiatan pembersihan diharapkan dapat berjalan secara efektif, terutama pada sejumlah titik yang membutuhkan penanganan sampah dan pembenahan lingkungan.

Selain pengangkutan sampah, pembersihan bahu jalan serta pemangkasan rumput dan ranting juga menjadi perhatian. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan kawasan yang lebih tertata sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun tamu yang akan menghadiri peresmian TPST.

Kegiatan gotong royong ini sekaligus menunjukkan keterlibatan berbagai unsur pemerintah daerah dalam mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan yang berkaitan langsung dengan fasilitas pengelolaan sampah.

### TPST Mataiwoi Jadi Bagian dari Upaya Penguatan Pengelolaan Sampah

Peresmian TPST Kelurahan Mataiwoi menjadi salah satu agenda penting Pemerintah Kabupaten Konawe dalam pengembangan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan di daerah.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan penanganan sampah secara lebih terarah, mulai dari proses pengumpulan hingga pengolahan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap pengelolaan sampah yang efektif, keberadaan fasilitas pengolahan terpadu menjadi bagian penting dalam mendorong sistem persampahan yang lebih tertata.

Karena itu, persiapan menjelang peresmian TPST Mataiwoi tidak hanya dilakukan pada bangunan dan fasilitas pendukung, tetapi juga mencakup kebersihan serta penataan lingkungan di sekitar kawasan.

DLH Konawe memastikan kegiatan gotong royong menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan representatif menjelang pelaksanaan peresmian.

Syahrul menekankan bahwa kebersihan kawasan harus menjadi perhatian bersama. Seluruh personel yang telah diarahkan mengikuti kegiatan diharapkan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, sehingga hasil pembersihan dapat terlihat secara menyeluruh.

Menurutnya, kesiapan lingkungan merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menyambut agenda pemerintah daerah, terlebih kegiatan tersebut berkaitan dengan peresmian fasilitas pelayanan publik di bidang persampahan.

### Gotong Royong Jadi Wujud Kepedulian terhadap Kebersihan Lingkungan

Pelaksanaan gotong royong yang melibatkan ASN, P3K, PW, serta dukungan armada roda tiga tersebut juga menjadi bentuk sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Konawe.

Melalui kegiatan ini, DLH Konawe berupaya memastikan kawasan dari Bak Kontainer Sampah Puosu menuju TPA hingga gedung TPST Mataiwoi terbebas dari tumpukan sampah, rumput liar, dan ranting yang mengganggu kerapian lingkungan.

Pembersihan secara menyeluruh diharapkan dapat menciptakan kondisi kawasan yang lebih nyaman sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan peresmian pada 5 Oktober 2026.

Lebih dari sekadar persiapan seremoni, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, baik pemerintah maupun masyarakat.

DLH Konawe berharap semangat gotong royong yang dilaksanakan menjelang peresmian TPST Mataiwoi dapat terus dipertahankan dalam kegiatan pemeliharaan lingkungan sehari-hari.

Dengan demikian, upaya menjaga kebersihan tidak berhenti setelah kegiatan peresmian selesai, tetapi menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan sampah dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta tertata di Kabupaten Konawe.

Peresmian TPST Kelurahan Mataiwoi pada 5 Oktober 2026 pun diharapkan menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat pengelolaan persampahan, sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Konawe mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Laporan : Mahmud

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *