oleh

DLH Konawe Tak Kendur Jaga Kebersihan, 8 Titik Disasar Lewat Gerakan Indonesia Asri

-Konawe-241 views

SULTRAONE.com.KONAWE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe kembali mengintensifkan gerakan kebersihan lingkungan melalui program Gerakan Indonesia Asri (GIA). Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut menyasar sejumlah kawasan yang dinilai membutuhkan perhatian dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan.

Dalam pelaksanaan GIA kali ini, seluruh personel Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) DLH Konawe diterjunkan langsung ke lapangan. Para personel dibagi menjadi delapan kelompok untuk menyasar delapan titik kegiatan yang telah ditentukan.

Pembagian lokasi tersebut dilakukan agar pelaksanaan pembersihan dapat berjalan lebih efektif dan seluruh kawasan sasaran memperoleh penanganan secara maksimal.

Plt. Kepala DLH Konawe, Syahrul, S.KM., M.M., mengatakan kegiatan Gerakan Indonesia Asri merupakan bagian dari agenda rutin DLH dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan perkotaan dan sejumlah fasilitas publik.

“Kegiatan hari ini kami bagi menjadi delapan titik untuk dibersihkan. Seluruh personel P3K turun langsung ke lapangan sesuai dengan sasaran yang sudah ditentukan,” kata Syahrul.

Menurutnya, keterlibatan seluruh personel di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan kebersihan tidak hanya dilakukan secara seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kondisi lingkungan.

DLH Konawe, kata Syahrul, terus mendorong agar kebersihan menjadi kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain membersihkan kawasan, personel juga diharapkan dapat mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“GIA ini kita laksanakan secara rutin. Kita ingin memastikan lingkungan tetap bersih, tertata dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Sasar Sejumlah Kawasan Strategis

Delapan titik yang menjadi sasaran Gerakan Indonesia Asri kali ini tersebar di sejumlah kawasan strategis di wilayah Konawe.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pembersihan meliputi:

RTH Kantor Bappeda

Lingkar 2

Lingkar 3

Jaring Perempatan Kantor Statistik–BKPSDM

TPA

Lapangan Monapa

TPA/Jembatan Timbang

TPS 3R

Sejumlah lokasi tersebut memiliki fungsi penting dalam aktivitas pemerintahan maupun kehidupan masyarakat. Karena itu, kebersihan dan penataan kawasan menjadi salah satu perhatian DLH Konawe.

Di tempat yang sama, Kabid Kebersihan, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Konawe, Ir. Ridwan Tabara, ST., M.Si., mengatakan pelaksanaan GIA menjadi langkah nyata untuk menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh.

Ia menegaskan, pembagian personel ke sejumlah titik dilakukan untuk memastikan pekerjaan dapat dilakukan secara terarah sesuai kondisi masing-masing lokasi.

“Pelaksanaan GIA kita lakukan dengan membagi personel ke beberapa titik sasaran. Dengan pembagian ini, masing-masing kelompok dapat fokus menangani lokasi yang telah ditentukan,” kata Ridwan.

Menurutnya, kawasan ruang terbuka hijau, lingkungan perkantoran, lapangan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hingga Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) membutuhkan perhatian secara berkesinambungan.

Pembersihan secara rutin juga dinilai penting untuk mencegah penumpukan sampah serta menjaga kawasan tetap tertata.

Ridwan menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembersihan sampah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Kebersihan Butuh Konsistensi

Program Gerakan Indonesia Asri yang terus digencarkan DLH Konawe menunjukkan bahwa penanganan kebersihan membutuhkan konsistensi dan keterlibatan banyak pihak.

Kebersihan kawasan perkotaan tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan. Kesadaran masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah pada tempatnya juga menjadi faktor penting dalam menjaga lingkungan.

Karena itu, keberadaan personel DLH di berbagai titik diharapkan dapat memberikan contoh sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Terlebih, sejumlah titik yang menjadi sasaran GIA merupakan kawasan yang cukup sering digunakan masyarakat, seperti Lapangan Monapa dan kawasan ruang terbuka hijau.

Sementara itu, penanganan kawasan TPA, jembatan timbang dan TPS 3R menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Konawe.

DLH Konawe memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dengan menyasar berbagai kawasan yang membutuhkan penanganan kebersihan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat penataan lingkungan di wilayah Kabupaten Konawe agar semakin bersih, asri, tertib dan nyaman.

Dengan turun langsungnya seluruh personel P3K ke delapan titik sasaran, DLH Konawe kembali menunjukkan bahwa program kebersihan membutuhkan kerja lapangan yang konsisten, terukur dan dilakukan secara berkelanjutan.

Gerakan Indonesia Asri pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintah, tetapi mampu mendorong tumbuhnya kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Laporan: Mahmud

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *