oleh

Bupati Yusran Akbar Resmikan RPK PKK Sendang Mulyasari, Jadi Pusat Kreativitas dan UMKM Warga

-Konawe-75 views

SULTRAONE.com.KONAWE — Pemerintah Kabupaten Konawe terus mendorong penguatan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang melibatkan kader PKK dan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan.

Salah satu upaya tersebut ditandai dengan peresmian Rumah Pendidikan dan Keterampilan (RPK) PKK di Kelurahan Sendang Mulyasari, Kabupaten Konawe, Rabu (17/9/2026).

Rumah Pendidikan dan Keterampilan PKK tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan pendidikan, keterampilan, kreativitas, sekaligus pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

Peresmian RPK PKK tersebut dihadiri Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe, Ketua Bhayangkari Kabupaten Konawe, Ketua DPRD Kabupaten Konawe, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kader PKK, serta masyarakat Kelurahan Sendang Mulyasari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Konawe H. Yusran Akbar memberikan apresiasi terhadap dukungan masyarakat dan kader PKK yang telah ikut berperan dalam mewujudkan Rumah Pendidikan dan Keterampilan tersebut.

Menurutnya, keberadaan RPK PKK bukan hanya menjadi sebuah fasilitas, tetapi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang bersama untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas masyarakat.

“Rumah Pendidikan dan Keterampilan ini kita harapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya kader PKK, untuk mengembangkan berbagai keterampilan dan kreativitas,” ujar Yusran Akbar dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai kader PKK memiliki peran penting dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat. Karena itu, keberadaan RPK diharapkan mampu melahirkan berbagai kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dikembangkan di 28 Kecamatan

Bupati Konawe juga menyampaikan bahwa program Rumah Pendidikan dan Keterampilan tersebut tidak berhenti di Kelurahan Sendang Mulyasari.

Pemerintah Kabupaten Konawe berencana mengembangkan program serupa secara bertahap di seluruh 28 kecamatan di Kabupaten Konawe dengan melibatkan kader PKK di desa dan kelurahan.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan pendidikan dan keterampilan sekaligus membuka ruang bagi munculnya berbagai inovasi dari tingkat desa dan kelurahan.

Selain kegiatan pendidikan dan keterampilan, RPK PKK juga diarahkan untuk mendukung kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Berbagai potensi lokal seperti produk UMKM, kerajinan tangan, seni, budaya, hingga hasil kreativitas masyarakat dapat dikembangkan melalui wadah tersebut.

Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Tidak hanya berkaitan dengan pendidikan dan keterampilan, Bupati Konawe juga mendorong agar Rumah Pendidikan dan Keterampilan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan.

Salah satunya melalui pengelolaan sampah menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Menurut Yusran, sampah yang selama ini dianggap sebagai persoalan lingkungan dapat dikelola dan diolah menjadi produk kreatif apabila masyarakat memiliki keterampilan dan mendapatkan pendampingan yang tepat.

Produk-produk hasil kreativitas masyarakat tersebut nantinya diharapkan dapat dipasarkan melalui Dekranasda Kabupaten Konawe, sehingga kegiatan pemberdayaan tidak hanya menghasilkan keterampilan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Ini yang kita dorong agar keterampilan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi bisa menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dipasarkan,” jelasnya.

Sendang Mulyasari Didorong Jadi Kelurahan Percontohan

Dalam kesempatan tersebut, Yusran Akbar juga mendorong Kelurahan Sendang Mulyasari untuk menjadi salah satu contoh kelurahan yang mampu menjaga kebersihan, keasrian lingkungan, serta keharmonisan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, keberagaman masyarakat yang ada di Kelurahan Sendang Mulyasari merupakan potensi yang harus dijaga dengan baik.

Kerukunan, toleransi, dan kebersamaan antarwarga dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, pembangunan fasilitas RPK PKK diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan kebersamaan masyarakat.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Lebih lanjut, Bupati Konawe menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.

Potensi tersebut tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi, tetapi juga mencakup UMKM, kerajinan, seni, budaya, hingga berbagai potensi lokal lainnya.

Pemerintah daerah, kata Yusran, akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan mengembangkan produk maupun kreativitas mereka dalam berbagai kegiatan daerah.

Berbagai event yang digelar di Kabupaten Konawe juga dinilai dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat dari luar daerah.

Dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang, produk UMKM dan kerajinan masyarakat diharapkan memiliki ruang pemasaran yang lebih luas.

Produk Unggulan Disiapkan untuk Expo Inovasi Daerah

Menutup penyampaiannya, Bupati Konawe mengajak masyarakat Kelurahan Sendang Mulyasari bersama kader PKK untuk mulai mempersiapkan berbagai produk unggulan yang dapat ditampilkan dalam kegiatan Expo Inovasi Daerah yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.

Produk hasil kreativitas masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pajangan, tetapi mampu menunjukkan potensi, inovasi, dan kemampuan masyarakat Konawe dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah.

Peresmian Rumah Pendidikan dan Keterampilan PKK di Kelurahan Sendang Mulyasari menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dari tingkat paling dekat dengan warga.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, PKK, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat, RPK PKK diharapkan dapat berkembang menjadi pusat kegiatan yang melahirkan keterampilan, kreativitas, inovasi, sekaligus peluang ekonomi baru bagi masyarakat Konawe.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *