oleh

Serap Aspirasi Warga Matanggorai, Hj. Sulaeha Sanusi Fokus Perjuangkan Drainase dan Penerangan Jalan

-Konawe-8 views

SULTRAONE.com.KONAWE – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Hj. Sulaeha Sanusi, S.Pd., M.Si., kembali melaksanakan kegiatan reses masa persidangan kedua Tahun Sidang 2025-2026 di titik kedua yang berlangsung di Desa Matanggorai, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe.

Kegiatan reses tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Turut hadir Kepala Desa Matanggorai bersama jajaran aparat desa, staf DPRD Provinsi Sultra, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di desa mereka.

Dalam sambutannya, Hj. Sulaeha Sanusi menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas anggota legislatif untuk mendengar langsung suara masyarakat.

Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah dan pembahasan anggaran di tingkat provinsi.

“Reses bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Apa yang menjadi kebutuhan warga akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujar Hj. Sulaeha.

Pada sesi dialog yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban, warga Desa Matanggorai menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat. Salah satu yang paling banyak dikeluhkan adalah masalah banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Warga menjelaskan bahwa luapan kali yang tidak mampu menampung debit air menyebabkan genangan di sejumlah kawasan permukiman. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi merusak fasilitas umum maupun lahan pertanian warga.

Selain persoalan banjir, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan akan perbaikan fasilitas sekolah yang saat ini dinilai membutuhkan perhatian pemerintah. Infrastruktur pendidikan yang memadai dianggap penting untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi para siswa.

Tidak hanya itu, warga Dusun II secara khusus mengusulkan pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 500 meter. Saluran drainase tersebut dinilai sangat penting untuk mengatasi persoalan genangan air dan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Aspirasi lain yang turut mengemuka adalah pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Dusun II. Minimnya penerangan pada malam hari membuat warga merasa khawatir terhadap faktor keamanan dan keselamatan, terutama bagi pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Hj. Sulaeha Sanusi menyatakan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Namun demikian, pihaknya akan memprioritaskan dua kebutuhan yang dianggap paling mendesak dan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, yakni pembangunan drainase dan pengadaan lampu jalan.

“Kami mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Untuk tahap awal, kami akan fokus mendorong pembangunan drainase sepanjang 500 meter di Dusun II serta pengadaan lampu jalan. Dua program ini sangat penting karena menyangkut kenyamanan lingkungan dan keamanan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi III DPRD Sultra itu menjelaskan bahwa persoalan banjir dan normalisasi kali membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Oleh karena itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Sumber Daya Air (PSDA) serta pemerintah daerah guna mencari solusi terbaik yang dapat direalisasikan melalui dukungan anggaran provinsi maupun kabupaten.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan banjir di Desa Matanggorai dapat memperoleh solusi yang tepat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Matanggorai menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Ketua Komisi III DPRD Sultra kepada masyarakat di wilayahnya.

Warga berharap seluruh usulan yang telah disampaikan dapat direalisasikan sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup warga.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Ibu Hj. Sulaeha Sanusi di Desa Matanggorai. Masyarakat berharap usulan yang telah disampaikan bisa segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan di desa kami dapat berjalan lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan drainase dan pemasangan lampu jalan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya warga Dusun II yang selama ini menghadapi persoalan genangan air dan minimnya penerangan jalan.

Kegiatan reses di Desa Matanggorai ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen untuk terus mengawal berbagai usulan masyarakat hingga masuk dalam agenda pembangunan daerah.

Hj. Sulaeha Sanusi juga menegaskan bahwa Komisi III DPRD Sultra akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan di daerah pemilihannya, termasuk Kabupaten Konawe.

Dengan adanya kegiatan reses ini, diharapkan berbagai kebutuhan masyarakat Desa Matanggorai dapat menjadi perhatian pemerintah dan segera mendapatkan solusi demi meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup warga.

Laporan: Mahmud

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *