SULTRAONE.com.KONAWE – Usai perhelatan event Road Race KCR 2 yang dipadati penonton, tumpukan sampah terlihat menumpuk di sejumlah titik kawasan arena pertandingan.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe langsung menurunkan seluruh personel P3K penuh waktu maupun paruh waktu untuk melakukan pembersihan di sekitar lokasi kegiatan.Senin ( 20/07/2026)
Aksi bersih-bersih ini dilaksanakan secara serentak dengan membagi personel ke dalam 8 kelompok kerja yang disebar pada tiga titik utama di kawasan pusat kota Unaaha dan jalur arena road race. Seluruh tim juga didukung kendaraan operasional Viar untuk mempercepat pengangkutan sampah.
Pembagian wilayah kerja dilakukan sebagai berikut:
Bidang PPKL dan Laboratorium bertugas mulai dari Bundaran Anoa menuju GOR.
Sekretariat dan PPLH bertugas mulai dari Perempatan BKD hingga Bundaran Anoa.
Bidang Kebersihan bertugas mulai dari ujung median sebelah utara menuju Bundaran Anoa, kemudian lurus hingga Tugu Adipura.
Kegiatan pembersihan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DLH Kabupaten Konawe, Syahrul, S.KM., M.M. Turut mendampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Konawe, Muh. Agus Salim, Kasubbag Kepegawaian DLH Konawe, Suharyani Untung, serta jajaran staf DLH Konawe.
Syahrul mengatakan, pembersihan dilakukan segera setelah kegiatan road race berakhir agar kondisi lingkungan di sekitar arena kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat.
“Usai kegiatan Road Race KCR 2, semua personel P3K kami turunkan untuk membersihkan arena kegiatan dan kawasan sekitarnya. Kami ingin memastikan sampah yang ditinggalkan penonton tidak menumpuk terlalu lama,” ujarnya.
Menurutnya, event besar seperti road race memang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan menarik ribuan pengunjung, namun di sisi lain juga menghasilkan volume sampah yang cukup besar.
Karena itu, DLH harus bergerak cepat agar kebersihan kota tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Konawe, Muh. Agus Salim, menjelaskan bahwa personel difokuskan pada titik-titik yang paling banyak dipadati penonton selama berlangsungnya balapan.
Agus menyebut, sampah yang ditemukan didominasi oleh botol plastik, gelas minuman, kemasan makanan, kantong plastik, dan berbagai jenis sampah sekali pakai lainnya.
Seluruh sampah kemudian dikumpulkan dan diangkut menggunakan kendaraan operasional menuju tempat pembuangan yang telah ditentukan.
Muh. Agus Salim juga mengimbau masyarakat untuk lebih sadar menjaga kebersihan saat menghadiri kegiatan publik.
“Kami berharap masyarakat dapat membuang sampah pada tempatnya. Event besar akan lebih nyaman jika seluruh pengunjung ikut menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Aksi cepat DLH Konawe ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga yang melintas di kawasan Bundaran Anoa hingga Tugu Adipura.
Mereka menilai langkah DLH menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga wajah Kota Unaaha tetap bersih setelah pelaksanaan kegiatan berskala besar.
Pembersihan berlangsung hingga seluruh jalur arena dan titik keramaian dinyatakan bersih dari tumpukan sampah.
Agus menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan pada setiap event besar sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan mendukung target penataan lingkungan di Kabupaten Konawe.
Laporan : Mahmud









Komentar