SULTRAONE.COM, KONAWE – Komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menjaga kebersihan selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 kembali dibuktikan.
Usai pembukaan yang dipadati ribuan masyarakat, tumpukan sampah yang memenuhi sejumlah titik di kawasan Arena STQ dan Masjid Babussalam langsung dibersihkan oleh personel Sekretariat P3K Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe.
Sejak Rabu (24/6/2026) dini hari, puluhan personel DLH telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kerja bakti.
Mereka menyisir seluruh area kegiatan, mulai dari pelataran utama, jalan akses, halaman masjid hingga titik-titik yang dipenuhi sampah akibat membludaknya pengunjung saat malam pembukaan MTQ.
Kegiatan pembersihan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DLH Kabupaten Konawe, Syahrul, S.K.M., M.M., dan Kasubag Kepegawaian DLH Konawe, Suharyani Untung yang turut memantau jalannya proses pembersihan sejak subuh hingga seluruh area kembali bersih sebelum aktivitas MTQ dimulai.
Plt.Kepala DLH Konawe,Syahrul,S.KM,M.M mengatakan, meningkatnya volume sampah merupakan konsekuensi dari tingginya antusiasme masyarakat yang memadati arena pembukaan MTQ. Meski demikian, kondisi tersebut telah diantisipasi dengan mengerahkan personel sejak dini hari agar kebersihan lokasi tetap terjaga.
“Hari pertama pembukaan MTQ, sampah memang menumpuk di area STQ. Karena itu, sejak subuh personel kami langsung turun melakukan kerja bakti agar lingkungan kembali bersih sebelum aktivitas MTQ dimulai,” ujarnya.
Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Konawe.
Lingkungan yang bersih akan memberikan rasa nyaman bagi para kafilah, tamu undangan, dewan hakim maupun masyarakat yang datang menyaksikan berbagai rangkaian perlombaan.
Dalam aksi bersih-bersih tersebut, petugas tidak hanya mengangkut sampah yang berserakan, tetapi juga menyapu seluruh ruas jalan di sekitar arena, membersihkan halaman, mengumpulkan sampah ke titik pengangkutan, hingga memastikan seluruh limbah segera dibawa ke tempat pembuangan akhir.
Kerja cepat yang dilakukan personel DLH mendapat perhatian masyarakat yang mulai berdatangan ke lokasi MTQ pada pagi hari.
Arena yang sebelumnya dipenuhi sampah usai pembukaan kembali terlihat bersih dan rapi sehingga siap digunakan untuk pelaksanaan berbagai cabang perlombaan.
Syahrul menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pembersihan secara rutin selama pelaksanaan MTQ berlangsung.
Personel kebersihan disiagakan setiap hari untuk memastikan kondisi lingkungan tetap bersih di seluruh kawasan kegiatan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, pedagang, serta pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi membutuhkan kesadaran bersama.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita sukseskan MTQ Sultra 2026 dengan menjaga lingkungan tetap bersih, indah, dan nyaman,” tegasnya.
Aksi cepat yang dilakukan DLH Konawe menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam memberikan pelayanan terbaik selama penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026.
Dengan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung lancar serta memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Laporan : Mahmud













Komentar