oleh

RAT Koperasi Produsen Agrindo Besulutu Konawe Tahun Buku 2025: Hapus Potongan Pajak, Tegaskan Komitmen Koperasi Berkelanjutan

-Konawe-105 views

SULTRAONE.com, KONAWE – Koperasi Produsen Agrindo Besulutu Kabupaten Konawe menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus forum strategis untuk memperkuat arah dan keberlanjutan koperasi di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

RAT yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut mengusung tema “Membangun Koperasi yang Berkelanjutan untuk Terus Berinovasi dan Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman”.

Tema ini mencerminkan komitmen Koperasi Produsen Agrindo Besulutu dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memperkokoh peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Konawe.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Konawe, Djabal Nur Moita, dan dihadiri oleh Ketua Koperasi Produsen Agrindo Besulutu Konawe, Rusdianto, para ketua koperasi tingkat kecamatan, serta sebanyak 663 anggota koperasi se-Kabupaten Konawe.

Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Produsen Agrindo Besulutu, Rusdianto, menegaskan bahwa RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi kinerja pengurus, menyerap aspirasi anggota, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

Salah satu capaian terbesar koperasi pada Tahun Buku 2025, kata Rusdianto, adalah penghapusan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) bagi anggota koperasi. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah progresif yang berpihak langsung pada kesejahteraan anggota.

“Program kami menghilangkan pemotongan pajak penghasilan merupakan pencapaian luar biasa yang akan memberikan manfaat besar bagi seluruh anggota Koperasi Produsen Agrindo Besulutu Konawe,” ujar Rusdianto di hadapan ratusan anggota.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi anggota, tetapi juga menjadi bukti nyata keberpihakan koperasi terhadap prinsip keadilan dan kesejahteraan bersama.

“Ini benar-benar menunjukkan komitmen koperasi dalam memperjuangkan kepentingan bersama kita semua. Mari kita berikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras seluruh pengurus,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Konawe, Djabal Nur Moita, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap langkah berani dan progresif yang dilakukan oleh Koperasi Produsen Agrindo Besulutu.

“Kami sebagai pemerintah daerah sangat mendukung dan salut kepada Ketua Koperasi Produsen Agrindo Besulutu yang berani mengambil kebijakan menghilangkan pemotongan pajak.
Ini langkah luar biasa dan patut menjadi contoh bagi koperasi-koperasi lain di Konawe,” ungkap Djabal Nur Moita.

Ia menilai, kebijakan tersebut mencerminkan tata kelola koperasi yang sehat, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong koperasi di Konawe agar mampu berinovasi, dikelola secara profesional, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi serta regulasi yang ada.

RAT Tahun Buku 2025 ini juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi kinerja pengurus, pembahasan laporan keuangan koperasi, serta perumusan program kerja strategis ke depan.

Seluruh anggota yang hadir tampak aktif memberikan masukan, saran, dan pandangan demi kemajuan Koperasi Produsen Agrindo Besulutu.

Selain agenda utama RAT, koperasi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada keluarga anggota koperasi yang telah meninggal dunia. Penyerahan santunan tersebut menjadi simbol solidaritas dan nilai kekeluargaan yang terus dijaga dalam tubuh koperasi.

Dengan jumlah anggota yang mencapai ratusan orang serta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, Koperasi Produsen Agrindo Besulutu optimistis dapat terus tumbuh sebagai koperasi yang mandiri, modern, dan berkelanjutan.

Ke depan, koperasi ini diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Konawe dan Sulawesi Tenggara secara umum.
(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *