oleh

World Rabies Day 2025: Bupati Yusran Tegaskan “Konawe Bersahaja” untuk Wujudkan Daerah Bebas Rabies

-Konawe-1,285 views

SULTRAONE.com.Konawe – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe kembali menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan daerah bebas rabies melalui penyelenggaraan peringatan World Rabies Day (Hari Rabies Sedunia) Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung meriah di Gedung Wekoila Unaaha, Kamis (27/11/2025),

dibuka secara resmi oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan penyakit rabies.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, mulai dari Wakapolres Konawe Kompol Hasruddin, SE, ME, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, SPd MM, Sekda Konawe Dr. Ferdinand, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Hania, Plt Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Muh Akbar SP, serta ratusan peserta dari Puskesmas, Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, perangkat desa/kelurahan, hingga masyarakat umum.

Besarnya antusiasme peserta menggambarkan komitmen bersama yang semakin kuat dalam memerangi penyakit yang masih menjadi ancaman di berbagai daerah ini.

Tema Lokal, Gerakan Global: “Cegah Rabies dengan Edukasi dan Aksi”

Dalam sambutannya, Bupati Yusran mengangkat tema “Cegah Rabies dengan Edukasi dan Aksi dalam Bingkai Konawe Bersahaja”. Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar rangkaian kata, tetapi sebuah seruan positif untuk bergerak secara terpadu, dengan tetap menjadikan nilai kearifan lokal sebagai landasan.

“Tema ini mengajak kita untuk bergerak nyata, dengan pendekatan penuh kearifan lokal, kesederhanaan, dan ketulusan. Ini mencerminkan jati diri kita sebagai masyarakat Konawe,” tegas Bupati.

Ia menambahkan bahwa semangat “Konawe Bersahaja” bukan hanya filosofi pembangunan, tetapi juga panduan sikap dalam membangun budaya kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit rabies.

Empat Pilar Pengendalian Rabies di Konawe

Pemkab Konawe telah merumuskan strategi komprehensif untuk mencapai target Konawe Bebas Rabies. Program tersebut diwujudkan melalui empat pilar utama:

1. Vaksinasi Rabies Massal

Pemkab menggencarkan vaksinasi tahunan untuk anjing dan kucing, menjangkau ribuan hewan peliharaan. Upaya ini menjadi langkah paling efektif dalam menekan risiko penularan rabies ke manusia.

2. Peningkatan Layanan Kesehatan Hewan

Pemerintah memastikan ketersediaan vaksin, SDM medis yang terlatih, hingga fasilitas penanganan cepat bagi kasus gigitan. Langkah ini menjadi pondasi penting dalam respons dini terhadap wabah.

3. Edukasi Berkelanjutan Kepada Masyarakat

Masyarakat, khususnya pemilik hewan, didorong untuk melakukan vaksinasi rutin, menjaga hewan peliharaan, serta segera melapor apabila terjadi gigitan hewan penular rabies.

4. Kolaborasi Lintas Sektor

Pemkab menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, aparat desa, komunitas pecinta hewan, dan seluruh elemen masyarakat. Penanggulangan rabies membutuhkan sistem yang terintegrasi dan gotong royong yang kuat.

Membangun Konawe Bebas Rabies Dengan Semangat Bersahaja

Bupati Yusran menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian rabies hanya dapat tercapai melalui kebersamaan dan kesadaran kolektif.

“Tujuan kita adalah terwujudnya Kabupaten Konawe Bebas Rabies. Tidak boleh ada lagi anak-anak, orang tua, atau siapa pun yang menjadi korban penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini,” serunya.

Ia menekankan bahwa semangat bersahaja—yang mencerminkan ketulusan, kesederhanaan, dan kerja keras—harus menjadi fondasi gerakan ini. Dengan semangat itulah, Konawe diharapkan mampu membangun sistem pertahanan komunitas yang kuat menghadapi ancaman rabies.

Apresiasi untuk Para Tenaga Medis dan Relawan

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan mendalam kepada para dokter hewan, tenaga medis, relawan, serta seluruh pihak yang berjibaku dalam pelaksanaan program rabies selama ini.

Acara yang juga diramaikan kehadiran Ketua PDHI, pejabat daerah, dan berbagai organisasi pemerhati hewan ini diharapkan menjadi titik penguatan gerakan bersama dalam memutus mata rantai penularan rabies di Kabupaten Konawe.

Dengan tekad bersama dan langkah konkret yang terus dilakukan, Konawe menargetkan diri sebagai kabupaten yang sepenuhnya bebas rabies—sebuah harapan yang semakin dekat untuk diwujudkan.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *