oleh

Jumat Bersih, Kelurahan Lambuya Pilah Sampah Plastik, Botol Bekas Langsung Ditimbang

-Konawe-72 views

SULTRAONE.com.LAMBUYA – Pemerintah Kelurahan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terus memperkuat upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan Jumat Bersih yang melibatkan aparat kelurahan. Kegiatan ini dilakukan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekaligus mengumpulkan dan memilah sampah organik maupun non organik.

Dalam kegiatan tersebut, aparat Kelurahan Lambuya secara bersama-sama mengumpulkan sampah yang ditemukan di lingkungan sekitar. Sampah kemudian dipisahkan berdasarkan jenisnya untuk memudahkan proses penanganan dan pengelolaan lebih lanjut.

Salah satu fokus kegiatan adalah pengumpulan sampah non organik, khususnya bekas botol minuman plastik dan gelas plastik air mineral atau Aqua gelas. Sampah tersebut dikumpulkan dan disimpan di tempat penampungan sampah yang telah disiapkan oleh pihak kelurahan.

Tidak hanya dikumpulkan, bekas botol minuman plastik juga langsung ditimbang sebagai bagian dari upaya pendataan dan pengelolaan sampah yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali.

Langkah tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kelurahan Lambuya dalam membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya. Melalui kegiatan rutin seperti Jumat Bersih, sampah yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan diharapkan dapat dikelola secara lebih tertib dan memberikan nilai manfaat.

Lurah Lambuya Tekankan Pentingnya Kesadaran Menjaga Kebersihan

Lurah Lambuya, Hairil, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih bukan sekadar kerja bakti membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.

Menurutnya, kebersihan lingkungan harus dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengumpulkan sampah pada tempatnya, serta membiasakan pemilahan sampah organik dan non organik.

“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua. Sampah harus dikumpulkan dan dipilah sesuai jenisnya agar lebih mudah dikelola dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Hairil.

Ia menjelaskan, pengumpulan botol plastik bekas minuman dan gelas plastik air mineral merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan perhatian terhadap sampah organik yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang atau dimanfaatkan kembali.

Karena itu, sampah plastik tidak seharusnya langsung dibuang begitu saja, tetapi perlu dikumpulkan dan ditangani dengan cara yang tepat.

“Botol plastik bekas minuman yang terkumpul langsung kami timbang. Ini menjadi bagian dari upaya membiasakan pengelolaan sampah secara tertib, sekaligus mendorong agar sampah yang masih memiliki nilai guna tidak terbuang percuma,” lanjutnya.

Kegiatan Jumat Bersih di Kelurahan Lambuya juga menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak awal. Sampah organik dan non organik perlu dipisahkan karena memiliki karakteristik serta metode pengelolaan yang berbeda.

Sampah organik, seperti sisa tumbuhan dan bahan alami lainnya, berpotensi diolah menjadi kompos apabila memenuhi persyaratan pengolahan. Sementara itu, sampah anorganik seperti botol plastik dan gelas plastik dapat dikumpulkan untuk selanjutnya disalurkan ke jalur pemanfaatan atau daur ulang yang sesuai.

Pemisahan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang tercampur dan mempermudah proses penanganan berikutnya.

Pemerintah Kelurahan Lambuya juga berupaya membangun kebiasaan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya persoalan mengangkut dan membuang, melainkan bagaimana sampah dapat dipilah, dikurangi, serta dimanfaatkan kembali sesuai jenis dan kondisinya.

Hairil berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di kawasan permukiman maupun fasilitas umum.

Pelaksanaan Jumat Bersih sejalan dengan upaya mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata. Keterlibatan aparat kelurahan diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan di wilayah masing-masing.

Menurut Hairil, keberhasilan menjaga kebersihan tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan kerja bakti pada waktu tertentu. Diperlukan kebiasaan sehari-hari untuk mengelola sampah dengan baik, mulai dari rumah tangga hingga lingkungan publik.

“Kami berharap kesadaran menjaga kebersihan ini terus tumbuh. Jangan hanya dilakukan saat Jumat Bersih, tetapi menjadi kebiasaan setiap hari. Dengan membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sejak awal, kita bisa bersama-sama menjaga lingkungan Kelurahan Lambuya tetap bersih dan nyaman,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kelurahan Lambuya berharap budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan semakin kuat. Pengumpulan serta penimbangan botol plastik bekas minuman juga diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong pengelolaan sampah organik yang lebih terarah.

Dengan konsistensi pelaksanaan Jumat Bersih dan dukungan masyarakat, Kelurahan Lambuya berupaya mewujudkan lingkungan yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga didukung oleh kesadaran warga dalam mengurangi dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Laporan : Redaksi ( Raimun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *