oleh

Ubah Sampah Jadi Bernilai, DLH Konawe Latih 24 P3K Operasikan Mesin Pirolis

-Konawe-15 views

SULTRAONE.com.KONAWE — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar training operator mesin pemilah dan pengolah sampah (Pirolis) bagi tenaga P3K di lingkungan DLH Konawe.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, dengan melibatkan sebanyak 24 orang P3K. Mereka terdiri dari empat orang teknisi yang disiapkan untuk menangani pengoperasian mesin serta 20 orang petugas yang bertugas melakukan pemilahan sampah.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya DLH Konawe meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola sampah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan mesin pengolahan sampah yang telah ditempatkan di kawasan B3 Limbah Sampah, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.

Mesin Pirolis tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 400 kilogram sampah. Dengan adanya mesin ini, sampah yang sebelumnya hanya berakhir di tempat pembuangan dapat diolah melalui proses yang telah disiapkan sehingga memiliki nilai manfaat.

Plt. Kepala DLH Konawe, Syahrul, S.KM., MM, mengatakan keberadaan mesin Pirolis diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam menangani volume sampah di Kabupaten Konawe.

Menurutnya, mesin tersebut mampu mengolah sampah dengan kapasitas mencapai 400 kilogram dan menghasilkan material yang dapat dimanfaatkan sebagai campuran batako ringan.

“Mesin Pirolis ini mengolah sampah sebanyak 400 kilogram dan akan menghasilkan campuran batako ringan,” kata Syahrul.

Dalam pelatihan tersebut, DLH Konawe tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengoperasian mesin, tetapi juga menyiapkan pembagian tugas bagi para personel yang terlibat.

Sebanyak empat P3K ditempatkan sebagai teknisi, sementara 20 orang lainnya bertugas melakukan pemilahan sampah sebelum masuk ke dalam proses pengolahan.

Pembagian tersebut dinilai penting karena proses pengolahan sampah dengan mesin membutuhkan tahapan yang terorganisasi, mulai dari pemilahan hingga pengoperasian mesin.

Dengan adanya tenaga yang telah mendapatkan pelatihan, DLH Konawe berharap pengoperasian mesin Pirolis dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas personel DLH Konawe dalam menghadapi persoalan persampahan yang membutuhkan penanganan secara terpadu.

Pemanfaatan mesin Pirolis menjadi salah satu langkah DLH Konawe dalam mengembangkan pola pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengangkutan dan pembuangan.

Sampah yang telah dipilah nantinya dapat masuk ke dalam proses pengolahan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.

Kehadiran mesin dengan kapasitas 400 kilogram tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi timbunan sampah sekaligus membuka peluang pemanfaatan kembali material hasil pengolahan.

DLH Konawe juga terus mendorong keterlibatan personel di lapangan agar pengelolaan sampah dilakukan secara lebih terstruktur, mulai dari pemilahan, pengumpulan hingga proses pengolahan.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun kesadaran bahwa sampah tidak seluruhnya harus berakhir sebagai limbah yang tidak bernilai. Dengan pengelolaan yang tepat, sebagian sampah dapat diproses dan dimanfaatkan kembali.

Training operator mesin Pirolis di Kelurahan Mataiwoi menjadi momentum bagi DLH Konawe untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan keterampilan tenaga P3K dalam penggunaan teknologi pengolahan sampah.

Sebanyak 24 personel yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan mampu memahami tugas masing-masing, baik dalam aspek teknis pengoperasian mesin maupun proses pemilahan sampah.

Dengan kapasitas pengolahan mencapai 400 kilogram, mesin Pirolis tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas pendukung dalam pengelolaan sampah di Konawe.

DLH Konawe pun terus mendorong agar penanganan sampah tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kebersihan rutin, tetapi juga dikembangkan melalui pemilahan dan pengolahan sehingga sampah dapat memberikan manfaat baru.

Ke depan, optimalisasi fasilitas pengolahan sampah tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem persampahan di Kabupaten Konawe sekaligus mendukung lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

Kegiatan training operator ini sekaligus menunjukkan komitmen DLH Konawe dalam meningkatkan kapasitas personel dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif di wilayah Kabupaten Konawe.

Laporan : Mahmud

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *