oleh

GIA DLH Konawe Menyasar Pusat Pemerintahan, Rumput Liar dan Sampah Dibersihkan

-Konawe-86 views

SULTRAONE.com.KONAWE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe kembali mengintensifkan kegiatan Gerakan Indonesia Asri (GIA) sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan keasrian kawasan pusat pemerintahan daerah.

Kali ini, kegiatan GIA menyasar sejumlah titik di sekitar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Konawe hingga kawasan depan Kantor Bupati Konawe. Dalam kegiatan tersebut, DLH Konawe menurunkan Tim Sekretariat DLH untuk melakukan pembersihan lingkungan sekaligus merapikan area dengan memotong dan membersihkan rumput yang mulai tumbuh di sejumlah titik.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kepala DLH Kabupaten Konawe, Syahrul, S.KM., M.M., didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Konawe, Muh. Agus Salim.

Sejumlah personel terlihat turun langsung membersihkan area, mulai dari mengumpulkan sampah, merapikan lingkungan hingga melakukan pemangkasan rumput yang dinilai sudah mengganggu tampilan kawasan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen DLH Konawe untuk memastikan kawasan pusat pemerintahan tetap terlihat bersih dan tertata. Selain memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan aparatur yang beraktivitas, kebersihan kawasan perkantoran juga menjadi salah satu wajah Kabupaten Konawe.

Plt. Kepala DLH Konawe, Syahrul, S.KM., M.M., mengatakan kegiatan GIA akan terus dilakukan secara konsisten dengan menyasar titik-titik yang membutuhkan penanganan kebersihan dan penataan lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan, khususnya di kawasan pusat pemerintahan. Kita tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga melakukan penataan seperti pemangkasan rumput agar lingkungan terlihat lebih rapi dan nyaman,” kata Syahrul.

Menurutnya, kebersihan lingkungan membutuhkan kerja bersama dan tidak cukup dilakukan hanya pada waktu-waktu tertentu. Karena itu, DLH Konawe terus mendorong kegiatan yang bersifat rutin agar kondisi lingkungan tetap terjaga.

Syahrul juga menegaskan bahwa personel DLH akan terus bergerak melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan di sejumlah kawasan yang menjadi perhatian, terutama area publik dan pusat pemerintahan.

“Kami akan terus bergerak. Titik-titik yang perlu dibersihkan dan ditata akan menjadi perhatian. Harapannya, lingkungan yang bersih dan tertata ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Konawe yang semakin asri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Konawe, Muh. Agus Salim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja nyata jajaran DLH dalam menjaga kondisi lingkungan.

Menurut Agus Salim, pembersihan tidak hanya berfokus pada sampah, tetapi juga mencakup penataan vegetasi di sekitar kawasan yang menjadi sasaran kegiatan.

“Kami turun langsung bersama Tim Sekretariat untuk melihat kondisi di lapangan. Rumput-rumput yang sudah panjang kami rapikan dan area yang terdapat sampah langsung dibersihkan. Ini dilakukan agar kawasan sekitar Bapeda sampai depan Kantor Bupati tetap bersih dan enak dipandang,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan GIA juga diharapkan dapat membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh pihak.

DLH Konawe, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, masyarakat maupun seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan tersebut diharapkan ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Yang paling penting adalah bagaimana lingkungan yang sudah dibersihkan ini bisa sama-sama kita jaga. DLH akan terus melakukan pembersihan, tetapi dukungan masyarakat juga sangat dibutuhkan agar kebersihan dapat bertahan lebih lama,” pungkasnya.

Kegiatan GIA yang dilakukan DLH Konawe ini menjadi salah satu bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat penataan lingkungan. Dengan kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, kawasan pusat pemerintahan diharapkan tidak hanya bersih, tetapi juga semakin hijau, rapi dan nyaman bagi masyarakat.

Gerakan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa menjaga wajah Kota Unaaha dan kawasan pusat pemerintahan membutuhkan aksi nyata yang dilakukan secara rutin, mulai dari persoalan sampah hingga penataan rumput dan lingkungan sekitar.

Laporan : Mahmud

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *