oleh

Serap Aspirasi Warga Uepai, Nasrullah Faizal Didorong Wujudkan Jembatan Antar Desa dan Wisata Tamesandi

SULTRAONE.com.KONAWE – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Nasrullah Faizal, S.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang di Desa Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Selasa (10/2/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak.

Reses merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) guna menyerap aspirasi masyarakat, mendengar keluhan, serta memastikan program pembangunan daerah benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga

Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan penuh antusiasme tersebut, masyarakat Desa Tamesandi menyampaikan sejumlah usulan prioritas, khususnya di sektor infrastruktur dan pengembangan ekonomi desa.

Salah satu aspirasi utama yang mencuat adalah pembangunan jembatan penghubung antara Desa Tamesandi, Desa Rawua, dan Desa Anggawo. Jembatan yang diusulkan memiliki ukuran sekitar 6 x 52 meter dan dinilai sangat vital untuk memperlancar mobilitas masyarakat antar desa.

Selain jembatan, warga juga mengusulkan:
Pembangunan rabat beton sepanjang kurang lebih 600 meter
Pembangunan drainase sepanjang sekitar 400 meter

Pengembangan kawasan wisata desa sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Nasrullah Faizal menegaskan bahwa seluruh usulan warga akan dicatat secara resmi dan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

“Reses ini menjadi ruang bagi kami di DPRD untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan, baik pembangunan jembatan, rabat beton, drainase, maupun pengembangan kawasan wisata, akan kami tampung dan perjuangkan sesuai skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah,” ujar Nasrullah.

Politisi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa usulan pembangunan jembatan penghubung memiliki nilai strategis karena menyangkut aksesibilitas, mobilitas masyarakat, serta kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung antar desa, tetapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar masyarakat. Tentu ini akan menjadi perhatian serius untuk kita perjuangkan bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nasrullah Faizal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan DPRD, agar seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodir dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, baik melalui APBD Kabupaten Konawe maupun.

program-program strategis lainnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Desa Tamesandi yang telah menyampaikan aspirasi secara terbuka, konstruktif, dan terarah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan daerah.

“Saya berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjaga dengan baik. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD demi kemajuan Kecamatan Uepai dan Kabupaten Konawe secara keseluruhan,” tutupnya.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tamesandi, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang tampak antusias mengikuti dialog dan menyampaikan berbagai masukan demi pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *