oleh

MTQ Provinsi Sultra Digelar di Konawe, Wakil Bupati Syamsul Ibrahim Tekankan Sinergi Semua Pihak

SULTRAONE.com.KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang akan digelar di Kabupaten Konawe.

Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., memimpin langsung rapat koordinasi persiapan MTQ Provinsi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan daerah.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Asisten I Setda Konawe, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam arahannya, Wakil Bupati Konawe menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi merupakan agenda besar keagamaan yang membutuhkan sinergi dan kerja kolektif seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.

“MTQ Provinsi ini bukan kegiatan biasa. Ini agenda besar daerah dan wajah Konawe di mata Sulawesi Tenggara. Karena itu, semua pihak harus bersinergi, bekerja terarah, dan memaksimalkan peran masing-masing,” tegas H. Syamsul Ibrahim.

Ia menyampaikan, kesiapan lokasi perlombaan menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Sejumlah titik arena lomba akan disiapkan dan ditata sesuai standar penyelenggaraan MTQ Provinsi, termasuk kawasan masjid dan fasilitas pendukung lainnya.

Selain kesiapan arena, rapat juga membahas akomodasi dan transportasi bagi kafilah dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh peserta dan official merasa aman dan nyaman selama mengikuti MTQ di Konawe.

Aspek keamanan juga menjadi fokus pembahasan. Wakil Bupati meminta koordinasi intensif dengan aparat keamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan tertib, lancar, dan kondusif.

Keterlibatan masyarakat lokal pun didorong untuk turut menyukseskan pelaksanaan MTQ, baik dalam menyambut tamu maupun memeriahkan suasana kegiatan.

Lebih lanjut, Syamsul Ibrahim menegaskan bahwa persiapan fisik dan infrastruktur harus dilakukan sejak dini. Pemerintah daerah menargetkan percepatan penataan lokasi dengan dukungan anggaran serta pendampingan konsultan teknis.

Pekerjaan fisik direncanakan mulai dikerjakan pada April, sehingga tidak berbenturan dengan jadwal pelaksanaan MTQ yang direncanakan berlangsung pada akhir Mei 2026.

“Belajar dari daerah lain yang pernah menjadi tuan rumah, kita ingin pelaksanaan MTQ di Konawe ini lebih tertib, terkoordinasi, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh kafilah,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, seluruh OPD diminta menyiapkan sumber daya manusia sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Sistem kerja bergilir akan diterapkan selama kurang lebih 12 hari kegiatan MTQ agar pelayanan berjalan maksimal tanpa mengganggu pelayanan publik lainnya.

Penataan UMKM lokal juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah. Kawasan UMKM akan ditata secara rapi dan terintegrasi dengan lokasi kegiatan, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat serta menjadi sarana promosi produk unggulan Konawe.

Pemerintah Kabupaten Konawe berharap MTQ Provinsi Sulawesi Tenggara di Konawe dapat menjadi momentum penting dalam penguatan syiar Islam, peningkatan ekonomi masyarakat, serta penguatan citra Konawe sebagai daerah religius dan berbudaya.

Wakil Bupati Konawe pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan MTQ Provinsi Sultra 2026, sehingga Konawe mampu tampil sebagai tuan rumah yang bersahaja, tertib, dan membanggakan.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *