oleh

DLH Konawe Kerahkan P3K Tiga Hari Nonstop Sambut Tim Penilai Adipura, Kebersihan Kota Dioptimalkan Hingga ke Titik Terpencil

-Konawe-1,226 views

SULTRAONE.com.Konawe – Menjelang kedatangan Tim Penilai Adipura, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe menggelar operasi kebersihan besar-besaran dengan mengerahkan seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk kerja bakti nonstop sejak Jumat hingga Minggu. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Konawe dalam memaksimalkan kebersihan, kerapian, dan estetika kota agar penilaian Adipura tahun ini dapat mencapai hasil terbaik.

Kegiatan kerja bakti intensif ini dilakukan serentak di seluruh wilayah tugas masing-masing personel. Semua P3K yang telah menerima penempatan resmi diwajibkan turun ke lapangan untuk menjaga, membersihkan, dan memastikan area yang menjadi tanggung jawab mereka berada pada kondisi paling optimal.

Sekretaris DLH Konawe, Syahrul, S.Km., MM, menyampaikan bahwa seluruh P3K, termasuk yang bertugas di sekretariat, siap bekerja ekstra selama tiga hari penuh. Mereka diminta standby di kantor untuk memastikan proses koordinasi serta kebutuhan teknis maupun administrasi berjalan lancar selama persiapan penilaian berlangsung.

“P3K yang kami tempatkan di sekretariat mulai Jumat sampai Minggu harus standby di kantor DLH. Mereka akan membantu koordinasi, kesiapan administrasi, dan kebutuhan lapangan selama persiapan Adipura ini,” ujar Syahrul.

Tak hanya fokus pada koordinasi, gerakan kebersihan ini juga melibatkan seluruh lini di tubuh DLH.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Muh. Agus Salim, SP., M.Si, menegaskan bahwa semua personel operasional diterjunkan langsung ke lokasi kerja masing-masing untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat dari pantauan.

“Semua personel tanpa kecuali harus terjun dan bertanggung jawab. Penyapu jalan, petugas taman, awak angkut sampah, hingga petugas rentes (pemotong rumput) wajib memastikan wilayahnya bersih dan terpelihara dengan baik. Setiap titik sudah punya penanggung jawab, jadi tidak ada area yang terabaikan,” tegasnya.

DLH Konawe menyasar berbagai titik vital mulai dari jalan protokol, kawasan pasar, pemukiman padat, jalur drainase, area taman, hingga lokasi pembuangan sementara. Penataan sampah, pembersihan saluran air, pengangkutan material sisa, serta pemangkasan area hijau menjadi fokus utama agar tampilan kota semakin tertata, rapi, dan nyaman.

Lebih dari sekadar persiapan penilaian, DLH ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan kerja bakti berkelanjutan ini diharapkan menjadi budaya hidup bersih yang terus terpelihara, bukan sekadar kegiatan insidental.

Dengan sinergi seluruh jajaran P3K yang bergerak serempak, DLH Konawe optimistis dapat memberikan hasil terbaik dalam penilaian Adipura tahun ini.

Selain menargetkan capaian positif, gerakan ini juga menjadi momentum untuk mempercantik wajah Kabupaten Konawe sebagai daerah yang bersih, tertata, dan semakin nyaman dihuni.

DLH memastikan kegiatan kebersihan akan terus ditingkatkan, baik selama masa penilaian maupun setelahnya, sebagai komitmen nyata mewujudkan Konawe yang hijau dan layak menjadi kota peraih Adipura.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *