oleh

PT BNN disinyalir Merusak Fasilitas Umum dan Membahayakan, Ketua Komisi II DPRD Konut Murka

-Konut-1,024 views

SultraOne.com, KONUT- Aktivitas pertambangan perusahaan PT Bumi Nikel Nusantara (BNN) diwilayah desa Puuwonua dan Puusuli Kecamatan Andowia di anggap kian meresahkan masyarakat

Aktivitas perusahaan yang berada diradius pemukiman warga itu disinyalir sangat membahayakan keselamatan dan sewaktu waktu dapat merusak fasilitas umum serta bangunan pemerintah seperti gedung sekolah SDN 8 dan SMPN 1 Satap Andowia

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Konawe utara, Rasmin Kamil, langsung melakukan sidak di wilayah penambangan PT BNN, Sabtu 9 Juli 2022

Kepada awak media, Rasmin kamil menjelaskan, lokasi penambangan PT BNN ditemukan jalanan umum yang menghubungkan beberapa desa diwilayah Kecamatan Andowia menjadi rusak parah akibat dilalui armada Dum Truck 10 roda

Lebih lanjut, dia juga menilai aktivitas pertambangan PT BNN berpotensi  menimbulkan bencana longsor yang dapat merusak fasilitas gedung sekolah serta membahayakan keselamatan siswa dan guru

“Selain membahayakan keselamatan anak-anak sekolah, PT BNN ini harus bertanggung jawab karena sudah merusak fasilitas jalan Kabupaten,” tegas Rasmin Kamil

Rasmin Kamil menuturkan, jalan umum di di peruntukan kepada Masyarakat dan tidak boleh di manfaatkan oleh perusahaan tertentu

“Jalan umum itu sudah nyata dibuat untuk masyarakat bukan untuk kepentingan perusahaan, enak sekali mereka pakai hauling dan tidak mau perbaiki, ini adalah kerugian masyarakat dan pemerintah daerah jadi mereka harus tanggung jawab,” tambahnya dengan nada kesal

Wakil rakyat 3 periode dengan sapaan akrab Bang Ras, kembali menegaskan bahwa, pihaknya akan segera mengagendakan dan memanggil pimpinan PT BNN untuk dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) dikantor DPRD Konawe Utara

“Insya allah dalam waktu dekat akan dilakukan RDP dengan pihak PT BNN, kami akan tinjau ulang izinnya, jika ada kejanggalan saya pastikan PT BNN harus dihentikan atau angkat kaki dari konawe utara.” Tutup bang Ras

Laporan: Wiwin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *