oleh

Buka Sosialisasi Sekda Konawe Ferdinand SP,Tekankan Transparansi Lahan dalam Proyek SUTET 275 kV

-Konawe-127 views

SULTRAONE.com.Konawe – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, SP., MH., mewakili Bupati Konawe Yusran, ST, membuka sosialisasi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Andowia–Kendari di Aula Inowa, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sultra ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional guna memperkuat sistem ketenagalistrikan di Sulawesi.

Sekda menegaskan pembangunan SUTET sejalan dengan prioritas Presiden di bidang ketahanan pangan, energi, dan air. Konawe dinilai memiliki ketiga potensi tersebut melalui sektor pertanian, Bendungan Wawotobi dan Ameroro, serta rencana Bendungan Pelosika yang bisa dikembangkan menjadi PLTA.

Namun, ia mengingatkan agar proyek ini tidak hanya berfokus pada jaringan bertegangan tinggi, tetapi juga memastikan warga lokal yang belum menikmati listrik segera teraliri. “PLN harus hadir untuk masyarakat, bukan hanya membangun infrastruktur besar,” ujarnya.

Ferdinand juga menekankan pentingnya transparansi dalam kompensasi lahan terdampak. Ia meminta agar aparat desa maupun kecamatan tidak mengambil keuntungan pribadi dari proses tersebut. Sosialisasi, kata dia, harus disampaikan berjenjang hingga ke pemilik lahan agar tidak menimbulkan polemik sosial.

Dari pihak PLN, dijelaskan bahwa proyek ini mencakup jaringan transmisi 275 kV yang menghubungkan Andowia–Kendari serta rencana Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Konawe berkapasitas 2×10,5 MW yang ditargetkan selesai pada 2032. Selain itu, gardu di Tuoy akan ditingkatkan kapasitasnya dari 30 MVA menjadi 60 MVA mulai Januari 2025.

Jalur transmisi akan melewati Konawe Utara, Konawe, hingga Kendari dengan ratusan titik tower. Proses konstruksi akan melibatkan masyarakat, baik dalam pembebasan lahan maupun tenaga kerja lokal.

Dengan adanya proyek ini, sistem listrik lintas wilayah Sulawesi diharapkan semakin kuat sekaligus memberi dampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Konawe.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *