oleh

Komisi III DPRD Konawe Studi Tiru Terkait Pengelolaan Sampah Dan Kebersihan di Bogor

SultraOne.com.Bogor – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe melakukan studi tiru di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, Selasa 7 Mei 2024.

Rombongan Komisi III DPRD Konawe yang dipimpin oleh Ketua Komisi H. A. Ginal Sambari tersebut disambut langsung oleh Penjabat Bupati Asmawa Tosepu.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Konawe H. Abdul Ginal Sambari mengungkapkan, kunjungan ini dilakukan untuk melihat terkait pengelolaan sampah dan kebersihan di Kabupaten Bogor.

Menurut politis senior ini, banyak informasi yang didapat untuk jadi perbandingan dan bisa diimplementasikan di Kabupaten Konawe nantinya.

Ginal sapaan akrab legislator Konawe ini menilai Kabupaten Bogor berhasil mengendalikan pengelolaan sampah meski jumlah penduduk daerah tersebut lebih dari lima juta jiwa.

“Kami ingin belajar di sini bagaimana memelihara kebersihan sehingga bisa tercapai dan terlaksana dengan baik,”katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh I Made Asmaya. Politisi PDI Perjuangan ini memuji kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menciptakan daerah yang bersih dan nyaman di tengah kepadatan penduduk di daerah setempat.

“Kami tentu akan belajar kepada Pemkab Bogor teknik pengelolaan sampah yang baik untuk diimplementasikan nantinya di Konawe,” ujar Made sapaan akrab politisi PDI Perjuangan ini.

“Saya juga meminta draf Perda yang dijadikan rujukan untuk pengelolaan sampah dan sanksi bagi yang membuang sampah bukan pada tempatnya. Seperti yang dilakukan di Bogor, ada satu tim dibentuk untuk OTT bagi mereka yang buang sampah sembarangan dan dikenakan denda untuk membuat efek jera,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu menuturkan bahwa kunjungan rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Konawe tersebut dalam rangka studi tiru terkait pengelolaan kebersihan pertamanan dan sampah di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, tentu secara teknis, Kepala Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup sudah bertemu, berdiskusi dengan tamu dari DPRD Kabupaten Konawe.

“Secara khusus, saya tadi titipkan kepada mereka bahwa memang ada perbedaan yang sangat signifikan luas wilayah dan jumlah penduduk antara Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Konawe. Tetapi apapun itu, karena Kabupaten Konawe adalah daerah yang sedang berkembang terutama dari sisi industri, maka sedikit ada persamaan,” jelas Asmawa Tosepu.

Dengan adanya studi tiru ini, Asmawa Tosepu berharap ke depan pengelolaan sampah, pengelolaan taman dan ruang terbuka hijau di Kabupaten Bogor juga Kabupaten Konawe bisa optimal.(Red/SO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *