by

Dua Tahun Menjabat, Kades Longeo Utama Mendapatkan Apresiasi Dari Masyarakat

SultraOne.com.Konut – Jelang dua tahun menjabat sebagai Kepala Desa Longeo Utama Kecamatan Asera Kab. Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra), Supardin S.Sos perlahan memberikan aurah kesejahteraan pada masyarakat melalui dengan metode pengelolaan keuangan desa yang dinilai penggunaannya tepat sasaran.

Meski hanya memiliki pagu anggaran yang terbatas senilai Rp. 686.000.000,00 tetapi dengan sistem pengelolaan Dana Desa yang baik dan transparansi, awal pemerintahannya pada tahun 2020 Kades Longeo Utama sukses membangun balai pertemuan rakyat dengan anggaran Rp. 468.210.000 00

Tak hanya itu, melalui Dana Desa tahun 2020 Kades Longeo juga berhasil menyelesaikan satu unit rumah baru untuk warga dengan anggaran sebesar Rp.30.000.000,00 bantuan tersebut merupakan program pembangunan rehap rumah tidak layak huni (GAKIN).

Sementara dalam pengelolaan anggaran dana desa tahun 2021 Kades Longeo, Supardin S.Sos menjelaskan bahwa, DD tahap satu telah direalisasikan melalui pengadaan sarana air bersih dengan anggaran sebesar Rp.168.000.000,00 panjang bentangan pipa mencapai kurang lebih 4 Km.

Lebih lanjut, Kades mengatakan bahwa, proses pekerjaan sarana air bersih ini dikerjakan oleh masyarakat setempat melalui program padat karya tunai desa (PKTD) yang didalamnya terdapat upah harian orang kerja (HOK)

“Mulai dari pembuatan bak induk, pengansuran pipa, sampai di penanaman pipa dalam tanah itu dikerjakan oleh warga setempat, sedangkan untuk upah kerja kami bayarkan sesuai dengan standar HOK, dan alhamdulillah aliran pipa air telah masuk dirumah warga bahkan saat ini masyarakat suda lama menikmati hasilnya” Ucap supardin S.Sos saat ditemui awak media ini Jum’at 2/12/2021

“Sedangkan dana desa tahap dua yang telah dicairkan, lanjut kades longeo.” Berdasaran usulan dan kesepakatan masyarakat saat musdes yang lalu, dana tersebut saya gunakan untuk pemberdayaan masyarakat melalui pengadaan bantuan bibit nilam sebanyak 23.104 pohon, sisa dari dana tersebut saya menyesuaikan menyediakan beberapa jenis obat-obatan dan pupuk cair yang nantinya bisa menunjang pada awal proses penanaman bantuan bibit nilam masyarakat” tambahnya.

Ditempat terpisah salasatu perwakilan warga dari dusun 1 Asrun, menjelaskan bahwa pemerintahan Kades Longeo saat ini patut di apresiasi, mulai dari pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sukses direalisasikan sampai pada kebijakan kedes longeo yang dinilai memberikan kehidupan warna baru bagi masyarakat setempat.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan warga dusun 3 Kawela menjelaskan, kebijakan kades longeo tak hanya menjurus dipembangunan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi kades longeo juga berusaha untuk lebih memajukan dan meningkatkan ilmu sumber daya manusia (SDM)

Ditempat lain ketua BPD Desa Longeo, Asmayudin mengatakan dalam pengelolaan anggaran dan penggunaan dana desa realisasinya telah sesuai dengan juknisnya.

“selain dari bantuan untuk memperdayaan masyarakat, pembangunan balai pertemuan rakyat dan rehap rumah ditahun 2020 yang lalu ,itu direalisasikan berdasarkan usulan masyarakat yang telah kami sepakati bersma” ungkap ketua BPD pada awak media ini

“Sedangkan untuk anggaran dana desa tahun 2021, berdasarkan usulan yang menjadi skala prioritas kebutuhan masyarakat, dua program telah direalisasikan yaitu, pegadaan sarana air bersih dan pegadaan bantuan bibit nilam” jelasnya

“Dan untuk penggunaan dana desa tahap tiga nanti akan digunakan sesuai usulan dan kesepakatan bersama masyarakat yaitu, pengadaan bantuan obat obatan dan pupuk yang nantinya akan dbagikan kepada masyarakat petani nilam” tutupnya.

Laporan: Wiwin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI