by

Kunker di Konawe, ARS Akan Realisasikan Komitmen Pengaspalan Poros Unaaha-Latoma Sepanjang 42 KM Tahun 2021

SultraOne.com.Konawe – Kabar gembira bagi warga pengguna jalan poros Unaaha-Latoma. Jalur yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi (pemprov) Sultra tersebut, bakal diaspal ditahun 2021.

Ruas jalan yang rusak bakal diperbaiki. Pemprov telah menganggarkan biaya perbaikan jalan poros Unaaha-Latoma sepanjang 42 kilometer. Anggaran perbaikan ruas jalan itu mencapai Rp 13 Miliar.

Dalam kunker tersebut, didampingi Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sultra yang juga Ketua Fraksi PAN, Samsul Ibrahim, serta Ketua Komisi I DPRD Konawe, Benny Setiadi Burhan.Kunjungan ARS di Abuki dipusatkan pada dua titik, yakni di desa Epea dan desa Unaasi Jaya.

Ketua DPRD Sultra Abdurahman Saleh, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di kecamatan Abuki, tahun ini pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 13 Miliar untuk membenahi ruas jalan poros Unaaha-Latoma sepanjang 42 kilometer (km).

“Khusus infrastruktur, tahun ini poros Unaaha-Latoma akan kita aspal. Yang kita prioritaskan itu ruas-ruas jalan yang rusak,” ujar ARS, saat diwawancarai awak media.Sabtu (20/02/2021)

Ketua DPRD Sultra itu menuturkan, anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 13 Miliar yang tersebut, seyogyanya belum cukup untuk memaksimalkan pengaspalan. Sebab disisi lain, pandemi Covid-19 membuat sebagian besar porsi anggaran pemerintah harus direfocusing.

“Mudah-mudahan ditahun berikutnya bisa kita tuntaskan. Sebab, infrastruktur yang memadai bisa menumbuh kembangkan ekonomi. Infrastruktur menjadi penunjang denyut nadi perekonomian masyarakat,” beber ARS, saat berdialog mengenai infrastruktur bersama warga desa Epea.

Di titik lainnya, ARS menemui warga desa Unaasi Jaya. Dalam kesempatan itu, ia menyempatkan diri melakukan panen cabai di salah satu areal ladang seluas 8 hektare yang dikembangkan pemerintah desa (pemdes) setempat.

“Dalam satu pohon, cabai yang dipetik bisa sampai satu kilogram. Saya dengar disini cabai yang dikembangkan mencapai 6.000 pohon. Berarti bisa sampai 6 ton cabai dihasilkan sekali panen,” ungkap politisi PAN Sultra itu.

ARS berjanji untuk terus memfasilitasi kebutuhan masyarakat khususnya para petani di desa Unaasi Jaya. Misalnya, terkait masalah irigasi yang kerap menjadi tantangan petani saat menggarap ladang. Sebagai corong pelaksanaan pembangunan di Bumi Anoa

Lanjut ARS, DPRD Sultra siap memfasilitasi dan memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat. Apalagi, jika itu berkaitan dengan potensi-potensi unggulan yang bisa dikembangkan di desa atau wilayah yang bersangkutan.

“Terkait itu, kami di DPRD Sultra juga bisa memfasilitasi pengadaan irigasi atau embung ke pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari. Nanti menyurat ke DPRD Sultra, kita siap bantu. Itu bagian dari tugas kita selaku wakil rakyat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkas Abdurahman Saleh.(Red/SO)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI